Tampilkan postingan dengan label MATERI 1922. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI 1922. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 September 2017

PENGENALAN MATERI PERTAHAP

By Unknown di September 30, 2017 0 komentar
MATERI YANG DI BERIKAN KEPADA SISWA 

  • Jurus 1 – 35 dan jurus Yang Ke 36 diberikan setelah di syahkan Jadi warga tingkat 1 total 36 jurus
  • Senam Dasar 1- 90
  • Jurus Toya 1 – 15
  • Senam Toya 1- 25
  • Pola langkah
  • Krippen.
  • Ke -SH-an
  • .
    Tingkatan siswa PSHT sesuai dg AD/ART adalah :
  • 1. Polos
  • 2. Jambon
  • 3. Hijau
  • 4. Putih kecil
  • Tingakatan warga dalam PSHT ada 3 :
  • 1. Warga tingkat I
  • 2. Warga tingkat II
  • 3. Warga tingkat III



  • MATERI LATIHAN
    A. TINGKAT POLOS
    1. Materi Teknik ;
  • a. Senam Dasar : 1 ~ 30
  • b.Jurus : 1 ~ 4
  • c. Pasangan : 1 ~ 4
  • d. Senam Masal : 1 ~ 10
  • 2. Materi Fisik
  • a. Sambung, tanpa Bukaan,
  • b. Lari
  • B. TINGKAT JAMBON
    1. Materi Teknik ;
  • a. Senam Dasar : 1 ~ 60
  • b. Jurus : 1 ~ 13
  • c. Pasangan : 1 ~ 13
  • d. Senam Masal : 1 ~ 20
  • e. Senam Toya : 1 ~ 10
  • 2. Materi Fisik
  • a. Sambung
  • b. Solo Speel tangan Kosong
  • c. Lari
  • C. TINGKAT HIJAU
    1. Materi Teknik ;
  • a. Senam Dasar : 1 ~ 70
  • b. Jurus : 1 ~ 20
  • c. Pasangan : 1 ~ 20
  • d. Senam Masal : 1 ~ 40
  • e. Senam Toya : 1 ~ 15
  • f. Jurus Toya : 1 ~ 5
  • g. Kripen : Salaman 1 ~ 5
  • h. Kripen Tusukan : 1 ~ 5
  • 2. Materi Fisik
  • a. Sambung
  • b. Solo Speel dengan senjata (Toya atau pedang)
  • c. Lari
  • D. TINGKAT PUTIH
    1. Materi Teknik ;
  • a. Senam Dasar : 1 ~ 90
  • b. Jurus : 1 ~ 35
  • c. Pasangan : 1 ~ 35
  • d. Senam Masal : 1 ~ 60
  • e. Senam Toya : 1 ~ 25
  • f. Jurus Toya : 1 ~ 15
  • g. Kripen : Cekikan, Jambakan, Dekapan
  • h. Kripen tusukan : …………..
  • 2. Materi Fisik
  • a. Sambung kripen, teknik bertanding,
  • b. Seni ganda, (Tangan kosong atau bersenjata)
  • c. Lari Tahap Persiapan Latihan dan Materi Fisik (Senam, Teknik Dasar, Jurus, pasang, kuncian, belaan belati, Senam toya &Jurus Toya)
    Sejak awal kita mengetahui bahwa PSHT mengajarkan pencak silat sebagai media untuk mendidik manusia berbudi pekerti luhur. Namun apakah definisi dan bagaimana latihan pencak silat itu seharusnya dilakukan, belum diketahui oleh semua pelatih PSHT. Berikut adalah sebagaian penjabaran materi Pencak Silat dalam PSHT sebagaimana yang dipahami dalam Penataran pelatih PSHT cabang
    .
    TAHAP PERSIAPAN
    Tahap persiapan adalah suatu masa untuk mempersiapkan berlangsungnya latihan. Tahap persiapan meliputi segala sesuatu tentang “APA – SIAPA – DI MANA – KAPAN” atau kalau dijabarkan sebagai berikut:
  • 1. APA :
  • Materi dan waktu latihan
  • Perlengkapan
  • 2. SIAPA : Pelatih dan siswa
  • 3. DI MANA : Tempat latihan
  • 4. KAPAN : Hari atau jam latihan
  • JENIS MATERI
    Materi dalam Persaudaraan Setia Hati Terate meliputi:
  • 1. Pembinaan Inti, terdiri dari Senam Dasar,Pelajaran Dasar, Jurus, Pasang, Pelepasan Kuncian, Belaan Belati, Senam Toya dan Jurus Toya.
  • 2. Pembinaan Teknik dan Taktik, terdiri dari Pola Langkah, Pola sambut, Penggunaan Pasang dan Sambung.
  • 3. Pembinaan Fisik
  • 4. Pembinaan Ke-SH-an
  • 5. Pembinaan Pernafasan
  • SENAM DASAR
    a. Pengertian
    Senam Dasar yang diciptakan Bpk, Irsyad (Alm) adalah gerakan-gerakan yang disusun berurutan sebanyak 90 macam dan dilakukan di tempat (tidak melangkah atau berjalan).
    b. Tujuan
  • Melatih dasar gerakan jurus
  • Membentuk otot-otot besar/kecil untuk menunjang melakukan gerakan dengan baik dan benar
  • Melatih terbentuknya sikap koordinasi
  • Pembentukan sikap yang benar (sikap kuda-kuda,tubuh dan tangan)
  • Pembentukan gerakan yang benar (arah, lintasan)
  • Koordinasi sikap
  • c. Pelaksanaan
  • Kesalahan harus segera dibetulkan
  • Pemberian aba-aba dari lambat, teratur,
    meningkat ke cepat dan mendadak
  • Aba-aba pelan/lambat untuk membentuk unsur fisik (keseimbangan dan ketahanan)
  • Merangkaikan beberapa gerakan (menjadi senam beregu atau senam massal)
  • Pelajaran Dasar
    a. Pengertian
    adalah pengenalan dasar-dasar gerakan pencak silat (serang-bela) antara lain:
    1). Belaan: pembuangan-tangkisan-hindaran/elakan-pelepasan kuncian-tangkapan Belaan adalah suatu usaha mempertahanka diri yang dilakukan baik
    dengan tangan maupun kaki sewaktumenerima serangan.
    Macam-macam belaan antara lain:
    a). Pembuangan:
    Pembuangan adalah teknik belaanbyang dilakukan dalam keadaan memaksa dengan jalan membuang tenaga serangan lawan.
    b). Tangkisan
    Tangkisan adalah teknik belaan dengan cara mengadakan kontak langsung (benturan) terhadap serangan lawan, dengan jalan membendung atau mengalihkan serangan. Berbagai posisi dalam menangkis dapat dilakukan, baik dengan melangkah maupun diam ditempat, dengan memperhitungkan posisi terbaik atau menguntungkan untuk melakukan serangan balasan yang cepat. Yang perlu diperhatika dalam tangkisan adalah koordinasi antara sikap kuda-kuda, sikap tubuh dan sikap tangan.
    Adapun tangkisan terdiri dari dua macam, yaitu:
  • Tangkisan (benturan) dengan tangan
  • Tangkisan (benturan) dengan kaki
  • c). HIndaran/elakan
    Hindaran/elakan adalah teknik belaan dengan cara memindahkan sasaran dari lintasan serangan. Teknik elakan dapat dilakukan dengan cara:
  • Melangkah dengan satu kaki
  • Di tempat
  • Memindahkan dua kaki Elakan yang baik adalah dapat menghindarkan serangan dan dapat melakukan gerakan lanjuta (pola sambut) dengan baik).
  • d). Pelepasan Kuncian
    Pelepasan kuncian adalah usaha untuk melepaskan diri dari tangkapan lawan, dilakukan dengan cara menggunakan satu tangan atau dua tangan.
    2). Serangan
    a). dengan tangan: pukulan-colokan- tebasan sodokan-sikutan-kuncian
    b). dengan kaki: tendangan-dengkulan-menjatuhkan (serampang, ungkit,sapu)
    Macam-macam serangan yang. dapat dilakukan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
    a). Serangan dengan tangan serangan dengan tangan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, yaitu mengepal, terbuka dan terbuka sebagian dengan
    memperhatikan lintasan serangan. Lintasan serangan:
  • ke depan lurus
  • dari samping
  • dari bawah
  • Macam-macam serangan dengan tangan antara lain:
  • pukulan
  • colokan
  • tebasan
  • sodokan
  • sikutan
  • kuncian
  • tangkapan
  • b). Serangan dengan kaki
    seperti pada serangan tangan,serangan dengan kaki jugamemperhatikan unsur-unsur teknik tersebut di atas untukmengembangkan teknik yang benar. Untuk memantapkan serangan kaki perlu diperhatikan cara melatih kekuatan dan keseimbangan kaki tumpu pada waktu melakukan tendangan dan sikap tubuh serta sikap tangan yang baik, sehingga teknik tendangan menjadi baik dan dapat melakukan sikap atau tindakan berikutnya setelah melakukan tendangan.
    Adapun macam-macam serangan kaki adalah:
    1). Tendangan
    Sikap awal menendang perlu dilatih dari berbagai sikap dan posisi.
    Macam – macam tendangan ada Sebagai Berikut :
  • tendangan ke arah depan (A, T)
  • tendangan dari samping (C, Sirkel)
  • tendangan belakang (B)
  • 2). Dengkulan
    Dengkulan dilakukan apabila jarak/jangkauan lawan sudah terlalu dekat.
    3). Serkel
    4). Menjatuhkan Menjatuhkan dilakukan
    dengan cara: sapuan, ungkitan,kaitan dan guntingan.
    Teknik jatuhan dapat dilakukan dengan cara:
    (1). Meniadakan keseimbangan kaki tumpu (sapuan, ungkitan, kaitan dan guntingan)
    (2). Meniadakan keseimbangan dengan didahului tangkapan.
    b. Tujuan:
  • Melatih dasar-dasar melakukan serangan dengan tangan dan kaki secara benar.
  • Melatih dasar-dasar melakukan belaan dengan tangan dan kaki secara benar.
  • Melatih pembentukan sikap yang benar.
  • c. Pelaksanaan:
  • Kesalahan harus segera dibetulkan
  • Pemberian aba-aba dari lambat, teratur,meningkat menjadi cepat dan mendadak
  • Merangkaikan beberapa gerakan serangan
    (colok-tendangan-menjatuhkan)
  • Merangkaikan beberapa gerakan belaan
    (tangkis-hindar)
  • merangkaikan beberapa gerakan bela dan serang tangkis-pukul-tendang.
  • 2.1.3 Jurus
    a. Pengertian:
    adalah suatu rangkaian gerakan teknik pencat silat (pasang-serang-bela) sebanyak 36(tiga puluh enam) yang dilaksankan sambil melangkah.
    b. Tujuan:
  • Melatih mengembangkan suatu pola permainan pencak silat
  • Menumbuhkan pengertian permainan secara teratur
  • Menguasai dan meyakini teknik yang dimiliki
  • c. Pelaksanaan:
  • Sama dengan pembinaan senam
  • Penjelasan unsur-unsur belaan dan serangan (teknik) pada masing-masing jurus.
  • Penjelasan pola langkah sesuai dengan tingkatannya tentang cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kaidah pencak silat PSHT
  • Pemberian aba-aba:
    Pelan dan teratur (untuk pemahaman dan pembentukan sikap dan teknik yang benar)
  • ditingkatkan dengan cepat dan pendadakan untuk merangsang gerak cepat dan bertenaga
  • ditingkatkan dengan memberi aba-aba
    satu hitungan
  • Kesalahan segera dibetulkan
  • Melatih menggunakan jurus secara berpasangan (2A &gnti;< 2B)
  • Melatih menggunakan pasangan minimal dua gerakan untuk satu pasang dengan peningkatan atau tambahan macam penggunaan pasang di tingkat atasnya.
    Contoh:
    – Polos: penggunaan pasang 4 dua macam
    – Jambon: penggunaan pasang 4 empat macam
    – Hijau: penggunaan pasang 4 dua macam
    – Putih: penggunaan pasang 4 dua macam
    – Melatih penggunaan pasangan sampai siswa hafal. dan menguasai. 2.1.4 Pasang
    a. Pengertian
    adalah suatu sikap gerak lemah lembut gagah berwibawa dan terbuka yang merupakan perangkap agar lawan mau menyerang, tetapi disertai kesiapan untuk melakukan belaan dilanjutkan serangan masuk.
    b. Tujuan:
    – Melatih menyiapkan kondisi siap menyerang dan siap diserang
    – Melatih meyakini jurus
    c. Pelaksanaan:
    – melatih perpindahan gerak dari satu gerak
    ke gerak lain dengan menggunakan pasang
    berlainan
    – penggunaan pasamg masing-masing jurus
    2.1.5 Pelepasan Kuncian
    a. Pengertian:
    adalah suatu teknik untuk melepaskan kuncian lawan dilanjutkan dengan gerakan mengunci lawan
    b. Tujuan:
    – Melatih mengambil bagian-bagian tubuh
    lawan yang lemah
    – Melatih memanfaatkan bagiantubuh
    sendiri untuk menyerang lawan
    c. Pelaksanaan:
    Melatih ketepatan dan kecepatan gerak
    disertai tenaga
    2.1.6 Belaan Belati
    a. Pengertian:
    adalah suatu teknik untuk menerima serangan belati dengan tangan kosong
    b. Tujuan:
    Melatih keberanian menghadapi lawan bersenjata
    c. Pelaksanaan:
    Melatih kecepatan dan ketepatan gerak disertai tenaga.
    2.1.7 Senam Toya
    a. Pengertian: adalah suatu gerakan serang bela
    menggunakan toya yang dilakukan di tempat
    b. Tujuan:
    – melatih dasar gerakan jurus toya
    – melatih sikap koordinasi yang benar antara sikap tangan memegang toya dengan tubuh dan kuda-kuda kaki
    – melatih gerak memegang toya dengan benar
    c. Pelaksanaan:
    – Pemberian aba-aba dari lambat, teratur,
    meningkat menjadi cepat dan mendadak
    – Kesalahan segera dibetulkan
    2.1.8 Jurus Toya
    a. Pengertian:
    adalah suatu rangkaian gerakan teknik
    pencak silat dengan menggunakan toya yang
    dilaksanakan sambil melangkah.
    b. Tujuan dan Pelaksanaan
    sama dengan jurus
  • TATA CARA LATIHAN PSHT

    By Unknown di September 30, 2017 0 komentar

    MAKNA PERLENGKAPAN PENGESAHAAN 
    A) Kain mori putih sepanjang tinggi badan tangan melambai (sag dedeg pengawe)-
    - Mori ( bhs jawa. Artinya menyatu , melekat, campur )
    - Warna putih suci bersih
    - Sag dedeg pengawe artinya menurut batas kemampuan masing-masing
    B) Pakaian syakral warna hitam, warna hitam melambangkan kesabaran
    C) Uang logam artinya bisa di terima oleh masyaraka
    t banyak, tidak mudah terkoyak
    D) Ayam jago di maksudkan
    - Sebagai suwatu latihan berkorban dengan ikhlas
    - Di harpkan menjadi jagonya SH, yaitu warga SH di harapkan bisa menjadi
    pemimpinyang baik dan bijaksana
    E) Suruh temu rose/ ruasnya
    - Suruh artinya kaweruh ( mencari ilmu )
    - Temu rose artinya temu rasane / rasanya yaitu rasa persaudaraan yang dalam
    F) Pisang rojo temen setangkep
    - Pisang lambang rezeki dari Allah SWT
    - Rojo artinya raja/ pemimpin
    - Temen artinya jujur, sungguh sungguh
    G) Gelas minum yaitu gelas bening untuk tempat air pengesyahan






    --TINGKATAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERBAGI:

    Tingkatan Siswa Polos: Menggunakan sabuk berwarna hitam, dengan materi gerakan-gerakan dasar berupa Senam Dasar 1–30. Jurus Dasar 1a–6

    Jambon: Menggunakan sabuk berwarna merah muda, dengan materi Senam Dasar 1 – 50, Jurus Tangan Kosong 1a – 13. Mulai diajarkan pengenalan senjata tongkat (toya) dengan materi, Senam Toya 1 – 10 dan Jurus Toya 1 – 5, serta materi pelajaran kerohanian.

    Hijau: Menggunakan sabuk berwarna hijau, materi Senam Dasar 1– 70, Jurus Tangan Kosong 1a – 25b. Mulai diajarkan pengenalan senjata tongkat (toya) dan belati dengan materi, Senam Toya 1– 20 dan Jurus Toya 1 – 10, lanjutan pelajaran kerohanian, serta permainan kuncian.

    Putih: Menggunakan sabuk berwarna putih, dengan materi Senam Dasar 1 – 90, Jurus Tangan Kosong 1a – 35, dan mulai diajarkan pengenalan senjata tongkat (toya), senjata belati serta senjata pencak silat lainnya, dengan materi, Senam Toya 1–25, dan Jurus Toya 1 – 15, lanjutan pelajaran kerohanian, serta permainan kuncian lanjutan. 
    --PENJELASAN TENTANG UBO RAMPE PENGESAHAN PSHT

    Kain mori putih bahan dari katun (cara merawat , kegunaan akan di jelaskan menjelangakhir pengesyahan )

    Pakaian syakral bewarna hitam standart SHT yaitu celana potong kolor longgar, kolorbewarna putih sebesar jari kelingking, pakai mestak, panjang di atas mata kaki dan bajukurung longgar, kancing baju dengan tali putih, pakai krah (gulon ), lengan pan
    jang,ujung lengan tampak lebih lebar

    Uang logam berjumlah 36 keping di upayakan nominal menurut kemampuan, denganpengertian nominal lebih besar akan lebih baik, sebaiknya uang di cuci bersih.

    Ayam jago, harus memenuhi syarat untuk di jadikan latihan berkorban yaitu jago yangsudah dewasa, sehat tidak cacat, gemuk, baik di senangi, upayakan beli sendiri atauternak sendiri bukan di belikan orang lain sebab ukuran senang itu datang dari dirisendiri belum tentu sama dengan yang di senangi orang lain, demikian juga ukuran baik itu datang dari dalam diri sendiri dan belum tentu sama baiknya orang lain denganbaiknya diri sendiri

    Suruh temu rose/ ruasnya, belu suruh di pasar sebanyak satu ikat ukuran sedang tidak boleh di tawar, pembelian di lakukan hanya sekali tidak boleh di ulang dan beli sendiritidak boleh di belikan orang lainHasil pembelian suruh satelah sampai di rumah di cari yang temu rose / ruasnya(sebaiknya di dampingi warga yang setelah mengerti tentang suruh temu rose / ruasnya),yang temu rose / ruasnya di bungkus untuk di bawah ke tempat pengesyahan

    Pisang rojo temen setangkep (dua sisir), di beli di pasar, kwalitas baik, tidak boleh adadempet (dua pisang yang kulitnya dempet adi satu)

    Lilin ukuran sedang jumlah satu buah (di perkirakan habis di nyalakan selama empat jam )

    Gelas minum ukuran sedang ridak bentet/ retak, bersih 
     --TATA LAKSANA LATIHAN
    Tatalaksana latihan meliputi pengaturan:
    Tahap latihan masing-masing tingkatan siswa.
    Materi latihan fisik, tehnik dan taktik.
    Sistimatik metode latihan.
    Pembinaan prestasi pertandingan
    Kegiatan latihan/pembinaan lainnya (latihan gabungan, kamping latihan medan, latihan fsiik dan lain-lain).

    Tahap latihan tingkatan siswa
    Pra siswa: Khusus bagi kelompok umur 9-14 tahun (kanak-kanak) dan kelompok umur 14-16 tahun (remaja) lama latihan 3 bulan, min–12 pertemuan, max 16 pertemuan
    Polos: Lama latihan 4 bulan, dengan jumlah latihan, min 16 pertemuan
    Jambon: Lama latihan 6 bulan, dengan jumlah latihan, min–24 pertemuan
    Hijau: Lama latihan 8 bulan, dengan jumlah latihan, min-32 pertemuan
    Putih: Lama latihan 8 bulan, dengan jumlah latihan, min-32 pertemuan

    Materi latihan terdiri dari:
    Materi latihan fisik
    Materi latihan tehnik
    Materi latihan taktik
    Materi latihan fisik
    Pemeriksaan kondisi fisik
    Pemanasan
    Ausdouwer/ketahanan
    Stamina
    Kecepatan dan ketepatan
    Dasar ketrampilan
    Pernapasan
    Materi latihan teknik
    Senam missal
    Senam dasar
    Jurus
    Senam toya
    Jurus belati
    Kuncian dan lepasan
    Senjata PS lainnya
    Materi latihan taktik
    Padanan
    Analisa jurus
    Pola langkah
    Sambut
    Jurus refleks
    Beladiri praktis

    Uraian materi untuk tiap tingkatan tersusun dalam matrik
    Sistematika latihan dan metode latihan
    Sistematika pelaksanaan latihan dan waktu, terdiri dari:
    Latihan pendahuluan
    Peregangan (5 menit)
    Pernapasan (8 menit)
    Latihan inti
    Latihan fisik (30 menit)
    Latihan tehnik (60 menit)
    Latihan taktik (60 menit)
    Pembinaan mental–kerohanian (khusus dan pernapasan).

    --PERATURAN PELAKSANAAN LATIHAN 
     
    Penanggung jawab rayon, ranting, cabang membuat program latihan tentang tugas-tugas untuk Pelatih dan Siswa yang disesuaikan lokasi tempat latihan.
    Pelatih 15 menit sebelumnya harus berada di tempat latihan .
    Pengisian absen
    Setiap siswa harus mengikuti latihan secara terus menerus.
    Siswa yang tidak dapat hadir pada waktu latihan 3 (tiga) kali berturut-turut diberi peringatan pertama. Setelah peringatan pertama ternyata siswa tersebut tidak memperhatikannya, maka perlu diberi peringatan kedua dan seterusnya sampai peringatan ketiga.
    Setelah sampai peringatan 3 (tiga) kali berturut-turut ternyata siswa tersebut tetap tidak memperhatikan disiplin organisasi, maka sisiwa yang bersangkutan terpaksa dikeluarkan dari Persaudaraan SH Terate dan tidak berhak memakai/ menggunakan identitas Persaudaraan SH Terate. Pengeluaran siswa tersebut dinyatakan secara tertulis dan dibuat rangkap 3 (tiga). Aslinya diberikan kepada orang tua/wali yang bersangkutan lembar 2 (dua) dikirim ke Cabang sebagai tembusan, lembar ke 3 (tiga) tinggal di rayon sebagai arsip. Jika dikemudian hari ex. Siswa tersebut ingin mengikuti latihan kembali, maka kepada ex. Siswa tersebut diwajibkan memenuhi syarat-syarat seperti yang ditentukan dan lebih berat misalnya menemui atau menghubungi pengurus cabang atau sesepuh SHT yang lebih banyak lagi. Pelajaran ke-SH-an diberikan dan ditanamkan sejak siswa mulai mengikuti latihan sampai mereka ikut pengesahannya. Pemberian ke-SH-an disesuaikan dengan tingkatan atau ban. Siswa yang akan mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ban diwajibkan Testing ke-SH-an disamping testing teknis yang diadakan oleh masing-masing rayon. Hasil testing masing-masing rayon harus dilaporkan ke Cabang hanya mereka yang lulus testing rayon yang dibolehkan mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ban.

    --METODE DAN MATERI PEMBINAAN TEHNIK DAN LATIHAN
    LATIHAN FISIK

     
    Pemeriksaan Kondisi Fisik
    Pemeriksaan kondisi secara medis (bagi yang memungkinkan)
    Test kondisi, aerobik

    Pemanasan
    Latihan senam umum. Pembinaan kelenturan, keseimbangan dan kecepatan, ketepatan.
    Leher
    Dada
    Perut-pinggang
    Pinggang kiri dan kanan
    Gerak tungkai ke depan, samping, belakang
    Keseimbangan
    Kuda-kuda
    Latihan senam pagi Indonesia seri D dan senam kesegaran jasmani yang dilakukan dengan irama musik

    Latihan Ausdouwer
    Paket I
    Springan, loncat 5 menit.
    Pukulan lurus
    Pukulan bandul
    Kombinasi bandul dan lurus
    Sikutan cepat kanan kiri seperti senam 24 (kaki sejajar)
    Tahan pipi, tangan mengepal di pipi.
    Dengkulan cepat
    Tendangan cepat A
    Tendangan cepat C
    Tendangan cepat T
    Kombinasi tendangan A & C
    Tendangan cepat diawali dari jongkok
    Scot Jump
    Spir perut atas, badan diangkat
    Spir perut bawah, kaki diangkat
    Pus up tangan terbuka
    Pus up tangan mengepal
    Pus up tangan pedangan
    Pus up ditempat loncat tangan terbuka
    Pus up ditempat loncat tangan mengepal.

    Paket 2
    Springan
    Pukulan lurus
    Pukulan bandul
    Kombinasi bandul dan lurus
    Sikutan cepat kanan kiri seperti 24
    SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
    Tahan pipi tangan mengepal
    Dengkulan cepat
    Tendangan cepat A
    Tendangan cepat C
    Tendangan cepat T
    Tendangan Cepat B
    Kombinasi tendangan A dan T
    Tendangan cepat A diawali jongkok
    Scot Jump
    Jalan ongkong-ongkong
    Spir perut atas badan diangkat
    Spir perut bawah kaki diangkat
    Pus up tangan terbuka
    Pus up tangan mengepal
    Pus up tangan pedangan
    Pus up ditempat loncat tangan terbuka
    Pus up ditempat loncat tangan mengepal
    Pus up ditempat loncat tangan pegangan
    Pus up berjalan tangan terbuka loncat
    Pus up berjalan tangan mengepal loncat
    Lemparan kaki ke belakang
    Lemparan kaki ke depan
    Latihan tangan membuka dan menutup

    Paket 3
    Springan
    Pukulan lurus
    Pukulan bandul
    Kombinasi bandul dan lurus
    Sikutan cepat kanan kiri seperti senam 24
    SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
    Sikutan cepat kanan kiri, kaki sejajar
    Tahan pipi tangan mengepal menempel di pipi
    Dengkulan cepat
    tendangan cepat A
    Tendangan cepat C
    Tendangan cepat T
    Tendangan Cepat B
    Kombinasi tendangan A dan B
    Tendangan cepat A diawali jongkok
    Spir paha
    Scot Jump
    Jalan ongkong-ongkong
    Loncat kanguru
    Slimpuh langsung tendangan A
    Spir perut atas badan diangkat
    Spir perut bawah kaki diangkat
    Pus up tangan terbuka
    Pus up tangan mengepal
    Pus up tangan pedangan
    Pus up ditempat loncat tangan terbuka
    Pus up ditempat loncat tangan mengepal
    Pus up ditempat loncat tangan pegangan
    Pus up berjalan tangan terbuka loncat
    Pus up berjalan tangan pedangan loncat
    Jalan mengepal
    Lemparan kaki ke belakang
    Lemparan kaki ke depan
    atihan tangan membuka dan menutup
    Spir leher
    Spir leher berputar
    Spir punggung

    Paket 4
    Springan
    Pukulan lurus
    Pukulan bandul
    Kombinasi bandul dan lurus
    Sikutan cepat kanan kiri seperti 24
    SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
    Sikutan cepat kanan kiri, kaki sejajar
    Tahan pipi tangan mengepal menempel di pipi
    Dengkulan cepat
    Tendangan cepat A
    Tendangan cepat C
    Tendangan cepat T
    Tendangan Cepat B
    Kombinasi tendangan A dan T
    Tendangan cepat A diawali dari jongkok
    Spir paha
    Scot Jump/loncat jongkok
    Jalan ongkong-ongkong
    Loncat kanguru
    Slimpuh langsung tendangan A
    Loncat katak berputar, hitungan 1, 2, 3, 4 kemudian hitungan 4 berputar melingkar ke kiri, kanan
    Spir perut atas badan diangkat
    Spir perut bawah kaki diangkat
    Pus up tangan terbuka
    Pus up tangan mengepal
    Pus up tangan pedangan
    pus up tangan kiri terbuka
    pus up tangan satu terbuka
    pus up tangan satu mengepal
    Pus up ditempat loncat tangan terbuka
    Pus up ditempat loncat tangan mengepal
    Pus up ditempat loncat tangan pegangan
    Pus up berjalan tangan terbuka loncat
    Pus up berjalan tangan mengepal loncat
    pus up berjalan tangan pedangan loncat
    Jalan mengepal
    pus up kapal putar kedepan
    pus up kapal putar kebelakang
    Lemparan kaki ke belakang
    Lemparan kaki ke depan
    Latihan tangan membuka dan menutup
    spir leher
    spir leher berputar
    spir punggung
    kayang berjalan ke belakang
    kayang berjalan ke depan
    rol kip.

    1. Latihan Bebas: Untuk tingkat Hijau dan telah dewasa
    Spir tangan. Menggunakan sapu lidi, Menggunakan dempel dan tali, dan Menggunakan katrol tangan
    2. Spir kaki: Menggunakan beban, katrol di kaki, Menggunakan peralatan lain-lain

    STAMINA
    Lari ditempat
    Tingkat polos: 5 menit
    Tingkat Jambon: 7 menit
    Tingkat Hijau: 9 menit
    Tingkat Putih: 10 menit

    Lari
    Tingkat polos: 20 meni
    Tingkat jambon: 30 menit
    Tingkat hijau: 40 menit
    Tingkat putih : 50 menit

    DASAR KETRAMPILAN
    Jatuh Diri
    Tingkat polos
    a. jatuh depan
    b. jatuh samping (dari posisi jongkok)
    c. jatuh belakang
    Tingkat Jambon
    a. jatuh depan
    b. jatuh samping (dari posisi berdiri = bisa)
    c. jatuh belakang
    Tingkat Hijau
    a. jatuh depan
    b. jatuh samping dari posisi berdiri = trampil
    c. jatuh belakang
    Tingkat Putih
    a. jatuh depan
    b. jatuh samping dari posisi berdiri = mahir
    c. jatuh belakang

    Koordinasi sikap dan gerak
    Sikap berdiri : a. sikap tegak
    Tangan lurus ke samping
    Tangan kepal di samping
    Tangan menyatu di dada (sikap berdiri alif)

    Sikap berdiri : b. sikap kuda-kuda
    Depan
    Samping
    Belakang
    Tengah
    Silang
    Sikap jongkok:
    a. Jongkok
    b. Jengkekng (jongkok dg ujung kaki jinjit)
    Sikap duduk:
    a. duduk
    b. sila
    c. simpuh
    d. sempok
    ikap berbaring:
    a. telentang
    b. miring
    c. telungkup
    Sikap khusus: tegak satu kaki
    Sikap pasang: sesuai dan pasangan pada jurus 1 s/d36

    PERNAFASAN
    Pernafasan Tanpa Gerak
    Pernafasan lurus
    Pernafasan dada
    Pernafasan perut
    Pernafasan kombinasi dada dan perut
    Pernafasan SH Terate
    Untuk Polos: Pernapasan lurus
    Jambon: Pernapasan dada saja. Pernapasan perut saja
    Hijau: Pernapasan kombinasi dada dan perut
    Putih: Pernapasan SH Terate

    Pernapasan dengan gerak
    Untuk Polos dan Jambon: Belum ada
    Untuk Hijau: 1. Pernapasan dada dengan
    Tangkisan tangan dan kaki
    Serangan tangan dan kaki
    Hindaran

    2. Pernapasan perut dengan
    Tangkisan tangan/kaki
    Serangan tangan/kaki
    Hindaran

    Untuk Putih: a. Pernapasan lurus dengan gerak jurus
    b. Pernapasan dada, perut dengan gerak jurus

    LATIHAN TEHNIK
    Pemeriksaan Kondisi Fisik
    1. Senam massal: Tingkat Polos: 1-30
    Tingkat Jambon : 1-40
    Tingkat Hijau : 1-50
    Tingkat Putih : 1-60

    2. Senam dasar: Tingkat Polos: 1-30
    Tingkat Jambon : 1-60
    Tingkat Hijau : 1-70
    Tingkat Putih : 1-90
    3. Praktek Jurus : Tingkat Polos: 1-4
    Tingkat Jambon : 1-11
    Tingkat Hijau : 1-2

    Tingkat Putih : 1-35
    4. Pasangan :Tingkat Polos : 1-4
    Tingkat Jambon : 1-11
    T ingkat Hijau : 1-20
    Tingkat Putih : 1-35

    5. Langkah: Tingkat Polos:Angkatan
    Geseran
    Tingkat Jambon: Angkatan-laporan
    Geseran-loncatan
    Tingkat Hijau: Angkatan-lampatan
    Geseran seser
    - Loncatan Tingkat Putih : Angkatan-lompatan
    Geseran-seser
    loncatan-putaran

    6. Senam Toya: Tingkat Polos: -
    Tingkat Jambon : 1 – 15
    Tingkat Hijau : 1 – 20
    Tingkat Putih : 1 - 25

    7. Jurus Toya Tingkat Polos: Tingkat Polos: -
    Tingkat Jambon : 1 – 10
    Tingkat Hijau : 1 – 15
    Tingkat Putih : 1 - 20

    8. Jurus Belati Tingkat Polos:Tingkat Polos: -
    Tingkat Jambon : -
    Tingkat Hijau : 1 – 10
    Tingkat Putih : 1 - 18

    9. Kuncian dan lepasan Tingkat Polos: Tingkat Polos: -
    Tingkat Jambon : 1 – 26
    Tingkat Hijau : 1 – 44
    ingkat Putih : -

    10. Senjata PS lain Tingkat Polos: Tingkat Polos: -
    Tingkat Jambon : -
    Tingkat Hijau : - Golok
    - Pedang
    Tingkat Putih : - Golok
    - Pedang
    - Trisula
    - Krambe

    JURUS KUNCI PSHT 1922

    By Unknown di September 30, 2017 1 komentar







    Jurus Ini adalah Jurus yang Mematahkan Serangan segala Arah Untuk Mendapatkan contoh Jurus kunci Psht kita harus melakukan suatu kegiatan yaitu ikut latihan Sh Terate tentu nya Tidak Asal ikut Latihan akan mendapatkan jurus Tersebut ,tetapi melalui beberapa Tahapan Antara sebagai Berikut : 

    1. Latihan Fisik
    Tujuan Dari Latian ini Adalah Agar Calon Pendekar Setia Hati Terate memiliki fisik Yang kuat agar mampu bertahan segala resiko dari latihan tersebut, untuk melatih fisik perlu melakukan seperti push up, sit up ,spir perut dsb

    2. Rohani
    Selain di latih pencak silat / beladiri setia hati terate juga memberi pelajaran rohani kepada Cikal bakal Pendekar Setia Hati Terate Agar Kelak Menjadi Warga Sh Terate yang Tahu benar Dan Salah , ini merupakan salah Satu Wajib di miliki Oleh Anggota Sh terate yaitu Rasa Persaudaraan Yang Tinggi Melebihi Saudara Kandung Sendiri.

    Tes
    Tidak Hanya Di sekolah Di Pencak Silat Pun Tidak Luput Dari Tes atau Menguji seberapa tanggap siswa terhadap mata pelajaran Yang Di berikan Oleh Pelatihnya Baik Itu senam dasar,jurus, tendangan dan kunci-kunci an .
    Mengenai jurus Sh terate Sudah Ada Di postingan Terdahulu, contoh Jurus 36 Psht akan di berikan ketika Sudah Selesai mengikuti acara pengesahan dan itu yang Memberi contoh adalah Dewan Pengesah yaitu Warga Sh Terate Tingkat 2 serta kode-kode sh Terate .

    Jadi Intinnya Bila Ingin Tahu Jurus kunci Sh Terate 36 ikuti Latihan Sampai Pengesahan dan Mendalami apa rasanya Memiliki Jurus itu , bukan Untuk sombong karena merasa sudah punya jurus 36 sh terate maka di buat Se enaknya , Ingatlah Ilmu Itu Titipan suatu Saat akan Kembali Kepada Yang Menciptakan-Nya…
    Salam Persaudaraan

    Pages

     

    MBAK EKA IDRIS 1922 Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos